Fasilitasi Penguatan Perempuan Tangguh Bencana Di Provinsi Nusa Tenggara Barat

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia memberikan perhatian penuh terhadap kebencanaan di Provinsi Nusa Tenggara Barat seperti yang menimpa wilayah Lombok Utara, Lombok Timur, Lombok Barat, Kota Mataram, Sumbawa dan Sumbawa Barat. ppada tanggal 21 – 22 September 2018 telah dilaksanakan “Fasilitasi Penguatan Perempuan Tangguh Bencana” di Provinsi Nusa Tenggara Barat yang dihadiri oleh 35 orang peserta yang berasal dari DP3AP2KB Provinsi, Kabupaten/ Kota inas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten/Kota terdampak bencana alam gempa bumi di NTB dan peserta lingkup terkait, P2TP2A, LPSDM, KAPAL Perempuan, Organisasi Wanita (PKK, BKOW, DWP, Muslimat NW, Muslimat NU).
Tujuan kegiatan ini adalah:
1. Meningkatkan pemahaman dan pengambilan keputusan tentang pentingnya Perlindungan Hak Perempuan dari Kekerasan Berbasis Gender dalam Bencana
2. Meningkatkan pemenuhan kebutuhan spesifik bagi kelompok rentan perempuan di wilayah bencana
3. Mengintegrasikan perlindungan hak perempuan kedalam kebijakan pengurangan resiko bencana
4. Meningkatkan kualitas SDM menjadi perempuan tangguh bencana sehingga mampu berpartisipasi dalam Pengurangan Resiko Bencana
Keluaran yang diharapkan adalah meningkatnya perlindungan perempuan dari kekerasan berbasis gender dalam bencana.
Kegiatan Fasilitasi Penguatan Perempuan Tangguh Bencana dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2AKB) Prov. NTB yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kekerasan berbasis gender harus dicegah dan ditangani secara khusus, menyesuaikan dg kondisi bencana yang serba terbatas, rusak atau bahkan tidak ada sumber daya sama sekali.
Sebagai tindaklanjut dari kegiatan tersebut beberapa upaya yang telah dilakukan adalah Advokasi, Fasilitasi, Distribusi Bantuan, Assesmen, Penguatan jejaring dan Launching Pos Ramah Perempuan dan Anak (PRPA) Di 5 titik yaitu Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara dan Provinsi NTB.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *