ADVOKASI PERCEPATAN PENGEMBANGAN KABUPATEN KOTA LAYAK ANAK DI KAB.LOMBOK TENGAH

 

LOTENG TARGETKAN KLA KATEGORI MADYA TAHUN 2019

 Mentari pagi di seputaran kota Praya dan sekitarnya seakan memberikan tambahan semangat pagi dalam menjalankan aktivitas. dalam rangka  Percepatan Pengembangan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) di Kabupaten / Kota se- propinsi Nusa Tenggara Barat, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Bidang Pemenuhan Hak Anak dan didukung oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Lombok Tengah kembali menyelenggarakan kegiatan advokasi KLA yang di laksanakan di Praya – Lombok Tengah  dan sudah dilaksanakan di dua kabupaten diantaranya kabupaten Lombok tengah dan Dompu.

Kegiatan kali ini bertempat di Aula Kantor Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Lombok Tengah, Jalan Gajah Mada Praya, Loteng . Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita ini dibuka langsung oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Bpk. Ir. H. Lalu Muh. Amin, MM. Dalam sambutanya resminya  beliau menyampaikan  bahwa terdapat beberapa isu penting terkait permasalahan anak yang saat ini dialami oleh Pemkab. Loteng, dalam mengatasi hal tersebutdiharapkan kepada seluruh pihak (pemerintah, lembaga maupun swasta) terkait masalah anak, agar dapat melakukan sinergitas, dan lebih optimal dalam merencakan serta melaksanakan program dan kegiatan sesuai tupoksi masing-masing, sehingga ditargetkan Tahun 2019 Lombok Tengah dapat meraih penghargaan KLA kategori Madya.

Dilanjutkannya, hal ini sangatlah beralasan karena pada dasarnya di Kabupaten Lombok Tengah saat ini telah terdapat beberapa fasilitas pendukung yang dijadikan indikator dalam melakukan penilaian KLA dimaksud, diantaranya yakni : Kepemilikan Akta Kelahiran yang telah mencapai 81,32%; Usia Kawin Pertama Perempuan = 19,87 tahun; Sekolah Ramah Anak = 5 sekolah; Puskesmas Ramah Anak = 1; Ruang Bermain Anak = 1; dan beberapa fasilitas pendukung lainnya.

Peserta kegiatan yang diikuti oleh 30 orang yang berasal dari 20 perangkat daerah/instansi serta 10 lembaga pemerhati anak se-Kabupaten Loteng ini selanjutnya menerima materi dan arahan dari Plt. Kepala DP3AP2KB Provinsi NTB, Drs. H. Imhal. Dalam kesempatan ini beliau menyampaikan beberapa tips dan trik dalam melakukan konsolidasi dan koordinasi kegiatan guna percepatan perwujudan Lombok Tengah menjadi Kabupaten Layak Anak.

Guna melengkapi pemahaman dan kapasitas peserta advokasi, materi juga disampaikan oleh Kepala DP3AP2KB Kab. Loteng, Drs. H. Muliardi Yunus dan Kabid. Perencanaan SP2M – Bappeda Kab. Loteng, Zaenal Mustakim, AP, M.Si. Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab dari peserta kepada para Nara Sumber yang membahas permasalahan anak yang terjadi di Kabupaten Lombok Tengah. Disimpulkan bahwa kebijakan dan strategi percepatan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Lombok Tengah akan diwujudkan melalui 3 tahap yakni : Regulasi yang efektif, Koordinasi dan Sosialisasi; serta Monitong dan Evaluasi. (ipo).

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *