PELATIHAN PATBM PEDULI TERHADAP ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM

 

Mataram, 25 Juli 2019 – bertempat di Hotel Santika Mataram telah dilaksanakan kegiatan “PELATIHAN PATBM PEDULI TERHADAP ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM”. Dalam kegiatan ini Kepala DP3AP2KB Prov NTB Drs. H. IMHAL meyampaikan ucapan terimakasih kepada Kementrian PPPA RI yg sudah memfasilitasi beberapa kegiatan terkait dengan kegiatan – kegiatan yang mendukung program dan kegiatan – kegiatan DP3AP2KB Provinsi NTB. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Assisten Deputi (ASDEP) PA Kementerian PPPA RI Bapak Hasan. SH.

Peserta kegiatan PELATIHAN PATBM PEDULI TERHADAP ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM Berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat sebanyak 106 peserta, terdiri dari 10 orang dari setiap desa daerah PATBM dan 6 orang pendamping dari DP3A Kab/Kota.

  1. PATBM Desa Kerake kab Dompu
  2. PATBM desa Tembelai kab Dompu
  3. PATBM desa Doro tangga kab Dompu
  4. PATBM desa Kekait kab Lombok Barat
  5. PATBM desa Suka Makmur kab Lombok Barat
  6. Kelurahan Karang Taliwang Kota Mataram
  7. PATBM desa Pandan Wangi kab Lombok Timur
  8. PATBM desa Jango kab Lombok Tengah
  9. PATBM desa Sokong Kab Lombok Utara
  10. PATBM desa Belo kab sumbawa Barat.
  11. Unsur kepesertaan Ket PATBM, TOGA, TOMA, Aktivis Anak, Babinkamtubmas, Babinsa, Kepala desa dan Badan Pemusyawaratan  Desa.

Adapun Materi yang disampaikan oleh Narasumber :

  1. MATERI I : ( Hasan, SH )
  2. Pentingnya Anak dan Pendamping dalam Penanganan ABH ( Anak Berhadapan dengan Hukum )
  3. MATERI II: ( Gina Prawardani,S.Sos
  4. Bahaya Fornogrfi
  5. MATERI III: ( Hasan, SH )
  6. Peraturan perundang – undangan terkait dengan perlindungan anak
  7. MATERI IV : ( Ir.FB. Didiek S )
  8. Miras dan Balap Liar
  9. MATERI V 🙁 Tabita M, SH )
  10. Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Peraturan perundang – undangan terkait dengan perlindungan anak.

Diskusi bersama narasumber dari Kementrian PPPA ( bapak Hasan, SH ) bersama peserta pelatihan yang di pandu oleh moderator Kabid Pemenuhan Hak Anak ( Dwi Murtiningrum, SH )

Anak adalah amanah dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, dalam diri anak melekat harkat dan martabat sebagai manusia seutuhnya. Untuk menjaga harkat dan martabatnya, anak berhak mendapatkan perlindungan khusus terutama perlindungan hukum dalam sistem peradilan.  Pasal 28B ayat (2 ) Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia menegaskan bahwa negara menjamin setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Oleh karena itu, kepentingan terbaik bagi anak patut dihayati sebagai kepentingan terbaik bagi kelangsungan hidup umat manusia. Hal ini juga sejalan dengan amanat dari Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindunga Anak.  Indonesia sebagai pihak dalam Konvensi Hak Anak (Convention on the Right of the Child) yang mengatur prinsip perlindungan hukum terhadap anak, yang mewajibkan pemerintah untuk memberikan perlindungan khusus terhadap anak yang berhadapan dengan hukum. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mewujudkan masyarakat Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat yang peduli terhadap anak yang berhadapan dengan hukum.

Sebelum penutupan kegiatan pelatihan, peserta pelatihan di persilakan untuk mengungkapkan kesan – kesan dan sarannya selama mengikuti pelatihan sampai akhir pelatihan dengan cara melempar kertas yg sudah di tulis oleh masing – masing peserta.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *