Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur

Kegiatan Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) dilaksanakan di Kabupaten Lombok Timur dan Lombok Utara. Sosialisasi dilaksanakan dimasing-masing kabupaten selama sehari, sehingga untuk 2 kabupaten menjadi 2 hari yang dimulai pada hari Senin-Selasa, 28-29 Oktober 2019. Di Lombok Timur dilaksanakan pada Selasa, 29 Oktober 2019 yang dihadiri oleh 50 peserta terdiri dari Toga, Toma, Tokoh Adat, Kader Posyandu dan PLKB. Dihadiri juga oleh Kepala DP3AP2KB Provinsi NTB Ir. Andi Pramaria, M.Si sekaligus memberi pengarahan tentang percepatan peningkatan usia perkawinan di Kabupaten Lombok Timur karena merupakan wilayah yang masih tinggi angka perkawinan dininya dibanding 9 kab/kota lainnya di NTB. Kadis P3Ap2KB berkesempatan juga menutup acara sosialisasi dan tidak lupa minta untuk foto bersama dengan narasumber maupun peserta. Narasumber lainnya adalah Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP3AKB kabupaten Lombok Timur yang materi mengenai kondisi usia perkawinan di Kabupaten Lombok Timur dan upaya-upaya yang sudah dilakukan untuk meningkatkan usia perkawinan.

Tahun 2019, Lombok Timur masih berada di bawah rata-rata provinsi, dimana usia rata-rata perkawinan pertama perempuan 19,48 tahun sementara NTB sudah 20,23 tahun. untuk itu berbagai upaya dilakukan guna percepatan peningkatan usia rata-rata perkawinan pertama khususnya pada perempuan diantaranya; sosialisasi PUP (Masyarakat, sekolah, madrasah, pondok pesantren, kelompok pengajian, dsb), mengaktifkan Kelompok Dialog Warga yang sudah ada agar kegiatan peningkatan keterampilan remaja tetap dilaksanakan untuk pengurangi pengangguran, penerapan Awiq-awiq yang sudah terbentuk dimana penegakan sanksi dari pelanggaran terhadap batas usia kawin yang ditetapkan dalam awiq-awiq, misalnya dalam peraturan disebutkan batas usia kawin adalah 21 tahun dan diberikan sanksi sosial maupun denda berupa uang jika menikah dibawah 21 tahun, Fasilitator Dialog Warga, Kader Posyandu maupun PLKB agar menyuarakan Pendewasaan Usia Perkawinan di dalam penyuluhan-penyuluhan yang rutin dilakukan di masyarakat atau kelompoknya diharapkan lebih efektif dibanding sosialisasi yang dilakukan oleh tim dari provinsi ke kab/kota.

Kegiatan Sosialisasi PUP di Kabupaten Lombok Utara tepatnya di Kecamatan Gangga dihadiri oleh 50 orang peserta yang terdiri dari kader, Pendamping BKR, Pengurus PIK R Kemasyarakatan dan PLKB. Kegiatan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 28 Oktober 2019 di Aula DP2KBPMD Kabupaten Lombok Utara, dengan dihadiri oleh narasumber dari DP3AP2KB Provinsi NTB Siti Muzakarah, SKM, narasumber dari DP2KBPMD Kabupaten Lombok Utara Hj. Norma Indah MSi, serta narasumber dari KUA Lombok Utara Rohimah S.Sos, M.Sos. Acara dibuka oleh Sekertaris DP2KBPMD Suhardi, SKM dan Kepala DP3AP2KB yang diwakili oleh Kabid PPKB Bq. Ayu Juita Mayasari, SE.

Kegiatan Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) berjalan dengan baik dan mendapat apresiasi dari para peserta, dilihat dari antusiasnya para peserta untuk bertanya kepada para narasumber. Salah satu pertanyaan yang disampaikan oleh bapak Agus PLKB di kampung KB desa Mpak Mayung, bagaimana agar desanya dapat dikunjungi oleh Dinas terkait untuk dilakukan Sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP). Pertanyaan lainnya dari Pengurus PIK R Kemasyarakatan mengenai cara menangani jika terjadi perkawinan dibawah usia ideal dan alur pelayanan PIK R berdasarka fasilitas pelayanan kesehatan tingkat I dan ke II

Kegiatan yang dilakukan oleh DP3AP2KB bersinergi dengan DP2KBPMD, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP), yang mengalami penurunan dari 20,27 tahun ditahun 2017 menjadi 20,23 tahun ditahun 2018. Pemerintah Prov NTB menaikkan usia kawin bagi laki-laki dan perempuan menjadi 21 tahun melalui SE Gub NTB NO  180/1153/KUM thn 2014. Usia 21 tahun bagi laki-laki dan perempuan ditetapkan sebagai usia perkawinan pertama, dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, psikologis, hukum dan pendidikan serta aspek ekonomi. Keberhasilan Pendewasaan Usia Perkawinan sangat bergantung kepada komitmen pemerintah kabupaten/kota se-NTB, sehingga DP3AP2KB prov terus bersinergi dengan kabupaten/kota dalam kegiatan-kegiatan yang mendukung PUP tersebut.

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *