Advokasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Melalui Perencanaan Penganggaran Responsif Gender Dalam Rangka Mendorong Percepatan Peraihan Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Di Provinsi NTB

Mataram, 10/03/2020, Tim dari KPPPA RI yang terdiri dari Asisten Deputi Kesetaraan Gender Bidang Pendidikan Kesehatan dan Pembangunan didampingi Kepala DP3AP2KB Provinsi NTB megadakan Pertemuan dengan Wakil Gubernur Provinsi NTB tentang advokasi Pengarusutamaan Gender (PUG) Melalui Perencanaan Penganggaran Responsif Gender Dalam Rangka Mendorong Percepatan Peraihan Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya Di Provinsi NTB
Anugerah Parahita Ekapraya (APE) merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan peran para pimpinan Kementrian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender melalui Strategi Pengarusutamaan Gender (PUG), maka Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI menyampaikan penghargaan sejak tahun 2004 yang disebut “Anugerah Parahita Ekapraya” (APE).

Pada Pertemuan tersebut Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd menyampaikan beberapa hal :
1. Pada dasarnya kondisi di NTB sudah Responsif Gender dengan dibuktikan sdh banyaknya perempuan yang duduk di Pemerintahan
2. Sudah tidak ada lagi diskriminasi terhadap perempuan yang ingin maju
3. Regulasi yang sudah ada menunjukkan bahwa sdh ada komitmen dari pemerintah, jadi hanya tinggal bagaimana action yang harus dibuktikan dengan bukti nyata.
4. Semua OPD dalam penganggaranpun sebagian besar sudah responsif gender, namun untuk pembuktian melalui analisa GAB/GBS memang perlu dipertegas dengan catatan berkoordinasi dengan BAPPEDA (selanjutnya untuk ditindaklanjuti dengan pembuatan Surat Edaran Gubernur)
5. Untuk data terpilah sebagai pendukung PUG PPRG memeng perlu mengadvokasi OPD pemilik data

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *