SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA PROVINSI NTB.   JADILAH PELOPOR YANG MEMUTUS MATA RANTAI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK SEKARANG JUGA
Berita,  Bidang Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana,  DP3AP2KB NTB,  Pengumuman

Bina Keluarga Lansia, Sarana Pelayanan Bagi Lansia

Mataram (07/08/2020) — Sebuah keluarga dikatakan sejahtera jika seluruh anggotanya sejahtera, tercukupi kebutuhan lahir dan batin termasuk lansia di dalamnya.

Kualitas pelayanan kesehatan bagi lansia juga perlu mendapatkan perhatian, untuk itu BKKBN Perwakilan Nusa Tenggara Barat memberi pembekalan bagi Kader Bina Keluarga Lansia (BKL) agar mampu memberikan pelayanan yang berkualitas.
“Sangat penting melakukan pembinaan terhadap para kader BKL mengingat tugasnya yang mulia dalam memberi pelayanan kepada lansia”, ujar dr. Rusnawi Faisol Sp.KK Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB saat memberikan arahan pada pertemuan integrasi pendampingan perawatan jangka panjang lansia bersama mitra.

Pelayanan Lansia dapat diperoleh di Posyandu Lansia yang ada di dusun dan lingkungan. Saat ini Posyandu lansia sudah terintegrasi dengan Posyandu Keluarga, dimana layanan yg diperoleh seorang lansia berupa deteksi dini penyakit degeneratif seperti Diabetes, Hipertensi, Rematik, Jantung, kolesterol dan lainnya. Pelayanan kesehatan lain yang dapat diperoleh lansia di Posyandu Keluarga adalah penyuluhan kesehatan, gizi dan senam, bahkan terdapat juga layanan keagamaan atau pengajian, bahkan di beberapa daerah seperti Dompu dan Lombok Barat Posyandu Keluarga telah terintegrasi dengan program zero waste, bank sampah.

“Kader BKL diharapkan dapat memanfaatkan dan bergabung dengan Posyandu Keluarga yang telah agar dapat memberikan pelayanan secara maksimal”, kata dr. Zainul Arifin, MPH, Kasi Pengendalian Penyakit Dinas KesehatanProvinsi NTB yang juga menjadi narasumber kegiatan tersebut.

“Kader BKL diharapkan bekerja dengan hati karena mendampingi lansia membutuhkan kesabaran extra dibanding mendampingi balita atau anak”, lanjut Zainul.

Demi mewujudkan pelayanan lansia yang komprehensif harus dilakukan secara terpadu oleh semua instansi yang terkait seperti BKKBN, DP3AP2KB, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan lainnya.

#dp3ap2kbntb
#ntbamandanberkah
#kabkotalayakanak
#ntbgemilang

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *