Berita,  Bidang Pengendalian Penduduk & Keluarga Berencana

BKB HI Berikan Layanan Komprehensif bagi Tumbuh Kembang Anak

Lombok Barat (23/11/2020) — Bina Keluarga Balita Holistik Integratif mengintegrasikan layanan Posyandu dan PAUD dalam waktu dan tempat yang sama memudahkan masyarakat memperoleh pelayanan secara efektif, efisien dan komprehensif.

Saat ini BKB HI terdapat lebih dari 337 tersebar merata di seluruh Provinsi NTB,sedangkan di Kabupaten Lombok Barat terdapat 53. Keberadaan BKB HI terus dikembangkan untuk mempercepat terwujudnya ketahanan keluarga melalui pengasuhan anak agar tumbuh dan berkembang dengan baik.

BKB HI perlu dikembangkan dengan sungguh-sungguh seperti yang dilaksanakan di Desa Suka Makmur, dimana semua program pelayanan anak dan remaja terintegrasi melalui Posyandu dan program pendukung Pencegahan Perkawinan Anak dan Zerro Waste.

Saat memberikan arahan pada bimbingan teknis terpadu lintas sector BKB HI di Desa Suka Makmur, Sekretaris Dinas P2KBP3A Kabupaten Lombok Barat Erni Suryana, S.Si.,MM mengajak semua pihak terkait bergandengan tangan bekerja secara sinergi memberikan pelayanan pengasuhan, kesehatan reproduksi dan upaya pencegahan perkawinan anak dalam satu wadah BKB HI di Posyandu.

“Bagi Posyandu yang masih berjalan sendiri nantinya harus secara serentak melakukan pelayanan kesehatan anak dan remaja dalam satu tempat dan satu waktu,”demikian ujar Erni.

“Saya berharap kepada 25 orang peserta yang hadir disini yang berasal dari unsur aparat desa, BKB, Guru PAUD, Kader Posyandu, Bidan Desa Suka Makmur mampu mengimplementasikan program layanan di lapangan,”lanjutnya.

Sebelumnya disampaikan penjelasan tentang Kebijakan Pembangunan Keluarga di Provinsi NTB oleh Gusti Bagus Kertayasa, SKM.,M.Kes. yang secara jelas perlu dibentuk BKB HI model di setiap desa untuk menjadi kiblat bagi pengembangan BKB HI lainnya.
Pola pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak serta kemandirian ber-KB bagi PUS disampaikan oleh Wahyu Hidayat Yusuf, SS. M. Sc dari BKKBN Provinsi NTB.

Sedangkan untuk operasional pelaksanaan BKB HI, perlu keaktifan kader dalam melakukan penyuluhan, monitoring tumbuh kembang balita melalui KMS dan KKA, kunjungan rumah dan rujukan kasus.

Kegiatan bimbingan teknis diakhiri dengan kesepakatan pengembangan BKB HI dan melakukan follow up di lapangan.(bagus/dp3ap2kb)

#dp3ap2kbntb
#ntbamandanberkah
#ntbgemilang

Berbagi Kebaikan Melalui SOSMED

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *