SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA PROVINSI NTB.   JADILAH PELOPOR YANG MEMUTUS MATA RANTAI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK SEKARANG JUGA
Berita,  Bidang Perlindungan Anak (PA},  DP3AP2KB NTB

Mataram Bersiap Menyongsong KLA Dengan Upaya Sinergi Antar OPD

Mataram (25/02/2021) – Kota Layak Anak (KLA) kategori Madya yang saat ini disandang oleh Kota Mataram siap dipertahankan tahun 2021, Kepala Dinas PPPA Kota Mataram Hj. Dewi Mardiana Ariany bertekad meningkatkan kategori menjadi lebih baik lagi. Sebagai informasi bahwa kategori penilaian KLA ada 5 tingkat yaitu Pratama, Madya, Nindya Utama dan KLA.

Diakui oleh Dewi Mardiana Ariany masih banyak persyaratan menuju puncak tertinggi capaian KLA, untuk mencapainya perlu sinergi program antar instansi yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas KLA dengan instansi utama Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dukcapil, Dinas Perhubungan, Dinas PU dan instansi lainnya. Semua instansi tersebut bekerja sama untuk mengerjakan tupoksinya sesuai dengan kluster penilaian pada quesioner penilaian KLA.

“Keterkaitan program dalam mewujudkan sarana seperti Sekolah Ramah Anak perlu komitmen beberapa OPD seperti Dikbud, Dinkes dan Dinas Perhubungan, ini yang menjadi tantangan kami untuk kami laksanakan,”ujar Dewi Mardiana Ariany.

“Kita sudah berkoordinasi secara intensif dengan dipimpin Bappeda sebagai instansi koordinator, karena saat perencanaan Bappeda menjadi pengendali utama,”lanjutnya.

Kepala Dinas P3AP2KB Provinsi NTB Ir. Husnanidiaty Nurdin menekankan pentingnya menentukan prioritas program, karena saat ini adalah masa-masa sulit karena fokus penganggaran adalah penanganan Covid 19.

“Coba kita berfikir bagaimana mencari pola-pola yang efektif untuk bisa bertemu langsung dengan masyarakat,”ujarnya Bunda Eny memberikan tipsnya.

“Misalnya kita monitoring seperti saat ini saya kira tidak memerlukan biaya yang besar, yang penting bisa langsung mengena sasaran yang kita tuju dengan bertemu parapihak terkait KLA,”lanjutnya.

Saat sesi tanya jawab, Dewi Mardiana Ariany menjelaskan keberadaan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) yang ada didaerahnya, dijelaskan bahwa Puspaga sudah terbentuk, pengurus dan konselornya juga sudah ada, tinggal menjalankan program kegiatannya. Hal lain yang dipaparkan adalah tentang upaya sinergi BPBD untuk mitigasi bencana, bekerjasama dengan Dinas Perhubungan juga sudah ada trayek bus khusus yang melayani difabel. Sedangkan dalam penyediaan ruang terbuka ramah anak bersinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perhubungan.(ddt.dp3ap2kb)

#berjarak
#NTBgemilang
#NTBlawancorona

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *