Berita

Pelantikan Pengurus Daerah PIM NTB: Perempuan Maju, Menjaga Ekonomi Keluarga


Mataram (1/04/2021) — Kepala DP3AP2KB Ir Husnanidiaty Nurdin MM . mewakili Wakil Gubernur hadir dalam pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah Perempuan Indonesia Maju (PIM) Provinsi NTB
Menurut Ketua PIM NTB Hj. Baiq Diyah ratu Ganefi, ekonomi itu berawal dari perempuan hebat yang berada di rumah, membantu suami mencukupi nafkah keluarga dengan berjualan demi peduli terhadap keluarga. Hal ini ditunjukkan dengan tagline “Perempuan maju, menjaga ekonomi keluarga”.
“Perempuan Indonesia Maju ini anggotanya beragam, ada yang berprofesi sebagai Notaris, Pengacara, ASN, ada juga dari kalangan Ibu Rumah Tangga, tidak melulu berasal dari pengusaha, tetapi mereka adalah teman-teman yang peduli terhadap kegiatan sosial masyarakat untuk memajukan ekonomi perempuan”Ujar Baiq Ganefi.
Dikatakan lebih lanjut oleh Ketua PIM Pusat Lana T. Koenjoroe fokus program PIM terutama pada bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi sosial budaya, lingkungan hidup, pariwisata serta untuk kesejahteraan perempuan dan anak.
“Ibu-ibu adalah menteri keuangan di dalam keluarga,”ujar Lana Koenjoroe.
Dimasa Pandemi Covid 19 organisasi Perempuan Indonesia Maju berharap para perempuan di Provinsi NTB tetap semangat meningkatkan ekonomi keluarga yang di mulai dari dalam keluarga sendiri.
Pada kesempatan memberikan sambutan, Kepala Dinas P3AP2KB NTB mengingatkan tentang Pandemi Covid 19 yang masih belum berakhir dan masih mengancam kesehatan masyarakat. Tren data kasus positif Covid 19 di NTB belum menurun secara signifikan.

“Mari kita tetap terus menjaga dan mengikuti anjuran pemerintah untuk selalu menjaga kesehatan diri dari penyebaran Covid 19 dengan menerapkan 5 (lima) M, yaitu : Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Membatasi mobilisasi dan Menjauhi kerumunan,”tambah Bunda Eny.

“Saya mewakili Pemerintah Provinsi NTB mengapresiasi atas pelantikan Pengurus DPD PIM NTB periode 2021-2026, karena ini merupakan suatu upaya agar perempuan di NTB yang tergabung di dalam PIM bisa berpartisipasi di dalam pembangunan, saya bangga fokus gerakan ini adalah ekonomi perempuan, kalo perempuan berdaya tidak ada KDRT, tidak ada kekerasan terhadap perempuan dan anak, artinya ketahanan keluarga itu akan lebih baik, “tutup Bunda Eny.
Diakhir sambutannya beliau berpesan organisasi Perempuan Indonesi Maju juga membantu melakukan upaya pencegahan perkawinan anak.(ddk.dp3ap2kb).

Berbagi Kebaikan Melalui SOSMED

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *