SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA PROVINSI NTB.   JADILAH PELOPOR YANG MEMUTUS MATA RANTAI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK SEKARANG JUGA
Berita,  Bidang Kesetaraan Gender & Kualitas Keluarga

Pendampingan RS H. L Manambai Abdulkadir Antarkan Predikat Responsif Gender

Sumbawa Besar (28/05/2021) – Penilaian status merah penilaian Penganggaran Program Responsif Gender (PPRG) RSUD H.L Abdul Kadir Manambai karena tidak adanya pemahaman tentang proses pada pola perencanaan di Perangkat Daerah tersebut. Maka pendampingan yang dilakukan oleh Tim PPRG DP3AP2KB Provinsi NTB menjadi terapi yang cespleng bagi pihak RSUD menuju terwujudnya status hijau PPRG.
Pihak RSUD H.L. Manambai Abdulkadir yang dipimpin langsung oleh Direkturnya dr Arindra, menyambut baik pendampingan yang dilakukan oleh tim monitoring provinsi.
“Saya sebagai pimpinan di RSUD HL Manambai mendukung penuh perubahan yang lebih baik status dokumen PPRG RSUD H.L. Manambai dari status merah menjadi hijau di tahun 2022, sekaligus sebagai dukungan kepada Pemerintah Provinsi NTB menuju Perencanaan dan Penganggaran Responsif Geder,”ujar dr. Arindra.
“Dengan adanya pendampingan langsung dari provinsi, kita jadi paham apa yang disebut PPRG dan bagaimana seharusnya suatu perangkat daerah menerapkannya,”tambah dr. Arindra.
Hadir sebagai pimpinan tim monitoring dari Pemerintah Provinsi Ir. Husnanidiaty Nurdin MM, memberikan kiat-kiat penting bagaimana RSUD
H.L. Manambai seharusnya menyusun perencanaan agar pro pada PPRG sebagai suatu komitmen mendukung visi NTB Gemilang.
Menurut Bunda Eny, kegiatn jemput bola yang dilakukan tim-nya sebagai tindak lanjut arahan yang diberikan Wakil Gubernur NTB kepada Dinas P3AP2KB Provinsi NTB untuk melakukan pemetaan masalah dan penentuan lokasi dalam intevensi masalah.
“Saya siap menerima OPD yang ingin berkonsultasi atau didampingi dokumen PPRG yang masih berstatus merah, sehingga menjadi hijau,”ujar Bunda Eny.
Selanjutnya penjelasan lebih rinci diberikan oleh Kepala Seksi Pengarusutamaan Gender Sapta Wijaya, SKM, bahwa PPRG menyangkut 7 aspek
yang terdiri dari: 1) komitmen (Inpres nomor 9 tahun 2000 tentang PUG, Permendagri nomor 67 tahun 2011 tentang PUG, Pergub nomor 39 tahun 2014 tentang Petunjuk teknis PUG); 2) Kebijakan (Dokumen RPJMD, KUA PPAS, Renstra, RKA; 3) Kelembagaan (kelompok kerja PUG; 4) SDM (anggaran dan tenaga terlatih PPRG); 5) Analisis (GAP,GPS); 6) data terpilah (jenis kelamin, kelompok umur dll); 7) Jejaring (LSM/Organisasi terlibat).(sapta.dp3ap2kb)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *