SELAMAT DATANG DI WEBSITE DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN ANAK PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KELUARGA BERENCANA PROVINSI NTB.   JADILAH PELOPOR YANG MEMUTUS MATA RANTAI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN DAN ANAK SEKARANG JUGA
Berita

UIN bekali Dosen Pembimbing KKN dengan Muatan Pencegahan Perkawinan Anak

Mataram (19/06/2021) – Universitas Islam Negeri Mataram (UIN) menggelar seminar bertajuk “Pengabdian kepada masyarakat berbasis Penanggulangan Pernikahan Anak”. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas para dosen pembimbing lapangan kuliah kerja partisipatif dari rumah (KKP-DR) berbasis riset.
“Segala upaya yang dilakukan oleh Pemerintah NTB dalam upaya mencegahan terjadinya perkawinan anak,”Ujar kepala Dinas P3AP2KB Provinsi NTB, Ir. Husnanidiaty Nurdin,MM.
“Mari kita sama-sama berkomitmen untuk membantu pemerintah mensosialisasi pencegahan perkawinan anak melalui berbagai kegiatan termasuk kuliah kerja partisipatif dari rumah (KKP-DR) berbasis riset ini,”lanjut Bunda Eny.

Dihadapan 163 dosen pembimbing lapangan dan 16 perwakilan kepala desa/lurah dari Pulau Lombok tersebut, Ir. Husnanidiaty Nurdin menjelaskan tentang pentingnya penerapan 8 fungsi keluarga untuk menangkal terjadinya kasus pernikahan anak di Nusa Tenggara Barat. Lebih lanjut beliau mengupas tentang pemetaan kasus di Pulau Lombok yang didominasi oleh perkawinan anak dan kasus di Pulau Sumbawa yang didominasi oleh kekerasan khsususnya pelecehan seksual.

Pencegahan perkawinan anak di Provinsi NTB menurut Bunda Eny sudah menjadi prioritas penanganan masalah dengan di sahkannya Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2021 tentang Pencegahan Perkawinan Anak. Dalam Perda tersebut dikatakan bagi siapa yang memfasilitasi pernikahan anak dihukum sanksi pidana berupa pidana kurungan selama 6 bulan atau denda RP. 50.000.000-,.[dodik.dp3ap2kb)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *