Kemitraan KKBPK Menuju Generasi Muda Berkualitas

Lombok Utara (27/09/2021) – Dalam rangka meningkatkan sumberdaya manusia, Pemerintah Provinsi terus meyiapkan generasi muda yang berkualitas yang mampu merencanakan masa depannya. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kerjasama pelaksanaan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK), yang bertujuan mengendalikan laju pertumbuhan penduduk. Percepatan Program KKBPK dengan melakukan advokasi dan promosi KIE kepada stakeholder terkait.
“Kita berusaha meningkatkan angka Usia kawin masyarakat di Provinsi NTB dari 20,35 tahun (2020) menjadi 21 tahun,” ujar Kabid PPKB DinasP3AP2KB Provinsi NTB, Baiq ayu Juita Mayasari, SE. dalam suatu kegiatan di Lombok Utara.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh 30 orang peserta yang terdiri dari Kepala KUA, Kepala Dusun, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Petugas Kemenag, Dinas Kesehatan serta Pengelola program PPPA dan KB.
Upaya yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk menurunkan angka perkawinan adalah dengan mengeluarkan Peraturan daerah Nomor 5 tahun 2021 tentang Pencegahan Perkawinan Anak, Peraturan Bupati, Peraturan Walikota dan Surat Edaran tentang pencegahan perkawinan anak atau Pendewasaan Usia Perkawinan, sedangkan kelurahan/desa mengeluarkan peraturan desa/peraturan kelurahan atau Awiq-awiq terkait pencegahan perkawinan anak.
Sementara itu petugas dari Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara Hj. Hermawati, S.Kep, Ns menilai perlunya dilakukan penyuluhan kesehatan reproduksi remaja disekitar lokasi parawisata khususnya bagi anak-anak untuk meningkatkan pengetahuan tentang Kesehatan Reproduksi dan dampak buruk perilaku seks bebas. PKK juga dapat berperan dalam upaya meningkatkan pola asuh anak dan remaja (PAAR) guna meningkatkan pemahaman orang tua dan remaja mengenai parenting.[ddk.dp3ap2kb]

#stopperkawinananak
#perempuanberdaya
#anakterlindungi
#ntbgemilang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.