Mataram – Sebagai Salah satu upaya memperkuat sinergitas dan koordinasi antar anggota Tim Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (Satgas TPPO), Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana Provinsi Nusa Tenggara Barat menggelar rapat koordinasi Di Aula DP3AP2KB NTB, Rabu (6/12).
Rapat Koordinasi dibuka langsung oleh Kepala DP3AP2KB NTB, Dra. Nunung Triningsih, MM. Kegiatan dihadiri oleh anggota Satgas TPPO Provinsi NTB, DP3A kabupaten Kota, UPTD kabupaten kota dan NGO yang bergerak Di bidang TPPO. Hadir sebagai narasumber dari BP3MI NTB Dan PBH Buruh Migran.
Tingginya kasus TPPO di Nusa Tenggara Barat membutuhkan penanganan Yang serius dari berbagai pihak. Diperlukan upaya sinergis para pihak terkait, mulai dari lembaga pendidikan, keluarga, masyarakat, dunia usaha, dan lembaga pemerintah di provinsi dan daerah. Sinergitas kebijakan, program dan kegiatan di semua lini yang memiliki daya ungkit tinggi diperlukan untuk menghapuskan faktor penyebab TPPO yang sangat kompleks. Demikian juga disaat terjadi korban TPPO, penanganannya tidak dapat diserahkan hanya pada satu pihak saja, diperlukan kolaborasi, koordinasi, dan aksi bersama untuk dapat melindungi/memberikan hak-hak korban dan saksi, serta penegakan hukum bagi pelaku.


