Peringati Hari Anak ke 40, Ikatan Guru TK (IGTKI) Kab. Sumbawa Barat Gelar Workshop Pencegahan Perundungan/Bullying
Sumbawa Barat, Workshop Pencegahan Perundungan/Bullying diselenggarakan oleh IGTKI (Ikatan Guru Taman Kanak Kanak Indonesia) Kab.
Kegiatan Workshop ini dihadiri pula oleh Kadis Dikbud KSB Hj. Khusnarti, S.Pd beserta jajarannya, Ketua PGRI Kab. Sumbawa Barat, Ketua IGTKI Kab. Sumbawa. Kamis (08/08/2024)
āJika pada masa ini karakter setiap anak dapat terbentuk maka kelak di masa dewasa dia akan menjadi generasi berkarakter kuat. Hal inilah yang menyebabkan pendidikan anak usia dini menjadi fondasi yang paling kuat bagi tegaknya karakter bangsa di masa depanā.tuturnya.
Semakin baik kualitas pendidikan anak usia dini , semakin kukuh bangunan fondasi kecerdasan anak bangsa. Sebaliknya semakin lemah kualitas pendidikan pada jenjang ini, maka semakin lemah pula kemungkinan karakter anak bangsa di masa depan. Untuk mewujudkan PAUD berkualitas maka dibutuhkan kerjasama yang kuat antara keluarga dalam hal ini orang tua, lingkungan sekolah dan lingkungan masyarakat.
āLingkungan keluarga adalah elemen pertama yang sangat berperan penting dalam pembentukan sikap atau karakter anak. Karena lingkungan keluarga adalah lingkungan yang paling berpengaruh dalam masa tumbuh kembangnya anak. Oleh karena itu sebisa mungkin keluarga harus menjadi tauladan yang baik bagi anak, karena anak yang masih usia dini sikap dan karakternya masih berubah-ubah dan masih bisa diubahā.terang Bunda PAUD KSB.
Pada kegiatan Workshop ini, DP3AP2KB Prov. NTB yang diwakili oleh Kepala Bidang Perlindungan Khusus Anak, Sri Wahyuni, S.IP sebagai Narasumber menyampaikan materi tentang āPerundungan/Bullyingā serta Kebijakan dan Strategi Pemerintah dalam Pencegahan dan penanganan Perundungan Di Satuan Pendidikan.Diakhir sesi diadakan tanya jawab oleh peserta yang beragam dalam menghadapi peserta didik di usia dini.
āBunda Sri berpesan bahwa Usia dini adalah masa perkembangan karakter fisik, mental dan spiritual anak. dan pada Usia Dini inilah karekter anak akan terbentuk melalui hasil belajar dan suri tauladan pembiasaan dan perilaku orang tua, guru dan tenaga kependidikan serta lingkungan masyarakat sekitar anakā.tutup Kabid PKA.

